Sejarah Desa Pulai Payung

22 April 2023
Administrator
Dibaca 23 Kali

Desa Pulai Payung merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Berdasarkan cerita yang berkembang di masyarakat, desa ini telah ada sejak puluhan tahun lalu dan terbentuk dari proses pemukiman penduduk yang membuka lahan di wilayah tersebut.

Nama “Pulai Payung” diyakini berasal dari kondisi alam di masa lalu yang banyak ditumbuhi pohon pulai yang rindang dan besar, sehingga menyerupai payung alami yang melindungi area di sekitarnya. Pohon-pohon tersebut menjadi ciri khas wilayah ini dan kemudian dijadikan sebagai identitas serta nama desa.

Pada awal berdirinya, Desa Pulai Payung merupakan kawasan hutan dan lahan kosong yang kemudian dibuka oleh masyarakat secara gotong royong untuk dijadikan permukiman dan lahan pertanian. Mata pencaharian utama masyarakat saat itu adalah bercocok tanam dan berkebun, yang hingga kini masih menjadi salah satu sektor utama ekonomi desa.

Seiring waktu, jumlah penduduk terus bertambah dan wilayah permukiman semakin berkembang. Desa Pulai Payung kemudian secara administratif ditetapkan sebagai desa definitif dan masuk dalam wilayah Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko.

Perkembangan desa semakin terlihat dengan hadirnya berbagai fasilitas umum, termasuk pasar desa yang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Bahkan, Desa Pulai Payung dikenal sebagai desa pertama di Kabupaten Mukomuko yang memiliki pasar tradisional yang aktif setiap hari, sehingga menjadi pusat perdagangan bagi masyarakat sekitar.

Dalam perjalanan pembangunannya, Desa Pulai Payung menunjukkan kemajuan yang pesat. Berbagai program pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ekonomi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan koperasi terus dikembangkan.

Puncak dari perkembangan tersebut, Desa Pulai Payung berhasil ditetapkan sebagai desa mandiri oleh pemerintah, yang menunjukkan bahwa desa ini telah mencapai tingkat kemajuan yang baik dalam aspek ekonomi, sosial, dan tata kelola pemerintahan.

Hingga saat ini, Desa Pulai Payung terus berkembang menjadi desa yang maju dengan tetap menjaga nilai-nilai adat, budaya, serta semangat gotong royong yang telah diwariskan oleh para pendahulu.